9 Syarat KUR BRI Syariah 2021 dan Cara Pengajuan Pinjaman

RekeningBri.com – KUR (Kredit Usaha Rakyat) merupakan salah satu layanan kredit yang dikeluarkan oleh sebuah bank, salah satunya bank BRI Syariah yang bertujuan untuk membantu masyarakat produktif  yang tidak memiliki agunan tambahan atau agunan belum mencukupi. Masyarakat yang ingin mengajukan KUR harus memenuhi syarat KUR BRI Syariah.

BRI Syariah menyalurkan dua jenis KUR yaitu KUR Mikro iB dan KUR Mikro kecil iB. Skema pembiyaan dua jenis KUR ini menggunakan akad jual beli dalam rangka pembiayaan modal kerja atau investasi.

Keuntungan dari akad jual beli ini harga jual dan batas tidak bertambah. Harga jual tetap sebagaimana yang sudah disepakati ketika akad jual beli berlangsung sampai jatuh tempo.

Bagi wirausaha yang ingin mendapatkan pembiayaan modal dari KUR BRI Syariah terlebih dahulu harus memperhatikan syarat KUR BRI Syariah dan prosedur pengajuan KUR yang sudah ditetapkan, jangan sampai pengajuan pembiayaan modal dari KUR untuk bisnis Anda gagal.

Mengantisipasi hal tersebut bisa Anda perhatikan beberapa syarat pengajuan KUR berikut ini:

Syarat Khusus Nasabah KUR

1. Nasabah harus perorangan dan memiliki usaha produktif yang bisa menunjang angsuran. Usaha produktif yang dijalankan harus berusia minimal 6 bulan dan hasil SLIK harus kolektibilitas lancar.

2. Syarat penting yang lain untuk nasabah yakni tidak sedang termasuk dalam Daftar Hitam Nasional Bank Indonesia (DHN BI) serta juga tidak sedang menjalankan kredit maupun pembiayaan dalam rangka biaya modal kerja.

3. Masalah umurnya nasabah KUR juga memiliki ketentuan. Nasabah harus berumur minimal 21 tahun untuk yang belum menikah, sementara minimal 18 tahun untuk nasabah yang sudah menikah.  

4. Maksimal umur nasabah ketika sudah jatuh tempo pembiayaan adalah maksimal 65 tahun dan pada saat ingin mengajukan nasabah harus mengisi formulir aplikasi pengujaun pembiayaan dari bank BRI Syariah.

Ketentuan usia nasibah ini harus Anda perhatikan dengan baik, demi kelancaran pengajuan KUR yang Anda butuhkan untuk bisnis Anda.

Syarat Khusus Dokumen yang Harus Disiapkan

Bagi nasabah yang sudah menikah, pertama Anda harus siapkan fotokopi KTP suami/istri yang masih aktif, Fotokopi KK (kartu keluarga), dan buku nikah. Syarat dua dokumen ini merupakan syarat pokok yang harus Anda miliki sebagai bukti bahwa Anda layak mendapatkan KUR BRI Syariah dari umur dan status.

Sedangkan untuk Anda yang masih belum menikah dokumen sebagai syarat KUR BRI Syariah yang harus Anda penuhi adalah surat keterangan belum menikah dari kelurahan desa Anda serta fotokopi KTP juga untuk memastikan usia Anda sudah layak atau tidak menerima KUR BRI Syariah.

Nasabah baik yang sudah menikah maupun yang belum menikah ingin mengajukan KUR, keduanya harus menyiapkan fotokopi NPWP, surat keterangan usaha, fotokopi nota penjualan, fotokopi BPKB agunan dan sertifikat (KUR kecil iB), fotokopi IMB jika punya, fotokopi SPPT PBB, dan fotokopi STTS KUR Kecil iB.

Nah, syarat-syarat inilah yang harus Anda penuhi ketika ingin mengajukan pembiayaan modal KUR BRI Syariah.

Prosedur Pengajuan KUR

KUR BRI Syariah

Mengenai prosedur pengajuan yang tidak boleh Anda lewatkan ialah sebagai berikut:

1. Kunjungi Kantor BRI Syariah

Sebelum Anda datang ke kantor BRI Syariah. Pertama, Anda harus menyiapkan fotokopi dokumen pengajuan yang sudah disebutkan di atas, jangan sampai ada yang tertinggal satu pun untuk mengantisipasi keterhambatan Anda untuk mendapatkan pembiayaan modal dari KUR BRI Syariah.

2. Temui Petugas BRI Syariah (Account Officer Mikro/AOM)

Selanjutnya, Anda harus menemui petugas BRI Syariah untuk meminta penjelasan terkait KUR BRI Syariah termasuk bagaimana simulasi angsurannya yang harus Anda tanggung ke depan. Jika Anda sepakat dengan ketentuan yang sudah dijelaskan oleh petugas, Anda bisa langsung serahkan fotokopi dokumen-dokumen pengajuan KUR tersebut.

Petugas bank akan melakukan pengecekan terhadap dokumen-dokumen yang sudah Anda serahkan. Jika sudah memenuhi syarat, seperti E-KTP sudah kolektibilitas lancar dan ketentuan lainnya maka Anda bisa beralih ke prosedur pengajuan selanjutnya.

3. Petugas Melakukan Survei Lokasi

Petugas survei akan datang ke lokasi tempat Anda tinggal atau tempat Anda menjalankan usaha maupun lokasi yang Anda jadikan objek jaminan. Hal ini dilakukan untuk memastikan Anda dapat dipercaya dan layak mendapatkan KUR BRI Syariah.

Petugas survei akan mempertimbangkan usaha yang Anda jalankan. Jika sudah Anda dipastikan layak mendapatkan KUR BRI Syariah, Anda akan ditindak lanjuti dengan cara memanggil Anda untuk datang ke kantor bank kembali.

4. Datang Kembali ke Kantor Bank

Jika pengajuan Anda berhasil disetujui oleh pihak bank, Anda akan dipanggil untuk menyelesaikan syarat KUR BRI Syariah selanjutnya. Di sana Anda akan diminta untuk membuka tabungan Faedah BRI Syariah iB terlebih dahulu untuk mencairkan dana KUR sekaligus sebagai tempat pembayaran angsuran KUR Anda ke depannya.

Setelah berhasil membuka Faedah BRI Syariah iB, Anda diwajibkan untuk tanda tangan akad perjanjian jual beli dengan pihak bank. Usahakan baca terlebih dahulu isi surat perjanjian yang diserahkan kepada Anda dengan teliti.

Jika Anda sepakat dengan ketentuan akad jual beli yang bank ajukan, Anda boleh langsung tanda tangan di surat perjanjian akad jual beli tersebut.

5. Dana KUR BRI Syariah akan Dicairkan

Setelah Anda berhasil menyelesaikan semua prosedur di atas, dana KUR akan dicairkan ke rekening Faedah BRI Syariah iB yang sudah Anda buat.

Kesimpulan

Untuk syarat KUR BRI Syariah dan prosedurnya sangat mudah dengan kita melihat pemaparan di atas. Anda tidak perlu bingung jika akan meminjam dana KUR BRI Syariah. Cukup anda ikuti langkah-langkah di atas secara benar.

Gunakan dana KUR BRI Syariah sesuai dengan tujuan pengajuan Anda di awal perjanjian yang sudah disepakati dengan pihak bank.

Apakah bisa mengambil KUR BRI Syariah dengan usaha saya yang baru 5 bulan?

Belum bisa. Untuk syarat pengajuan KUR BRI Syariah harus memiliki usaha produktif minimal 6 bulan.

Berapa batas umur seseorang bisa mengajukan pinjaman KUR BRI Syariah?

Syarat peminjam harus berumur minimal 21 tahun untuk yang belum menikah, sementara minimal 18 tahun untuk yang sudah menikah.  

Berapa jenis untuk KUR BRI Syariah?

Ada 2 jenis KUR BRI Syariah yaitu KUR Mikro iB dan KUR Mikro kecil iB.

Bagaimana skema untuk pembiayaan KUR BRI Syariah ini?

Skema pembiayaan KUR BRI Syariah ini menggunakan akad jual beli untuk modal usaha atau investasi.

Nah, inilah syarat KUR BRI Syariah yang harus calon nasabah KUR penuhi dan beberapa prosedur tidak boleh Anda lewati selama pengajuan KUR tersebut supaya bisa berjalan dengan lancar. Terimakasih sudah membaca, semoga bermafaat.

Baca juga informasi kami sebelumnya tentang syarat KUR BRI dan informasi-informasi menarik lainnya.

Leave a Comment